Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Niat Baik Belum Tentu Jalan Tuhan

    September 21, 2026

    Kuasa Hukum Keluarga Mamat Godril Minta Fakta Penusukan Diuji Utuh di Persidangan

    September 20, 2026

    Buku Kedua Yulianto dan Eko Bahas Kontrol Hukum atas Kekuasaan Fiskal

    September 19, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      Kuasa Hukum Keluarga Mamat Godril Minta Fakta Penusukan Diuji Utuh di Persidangan

      September 20, 2026

      Buku Kedua Yulianto dan Eko Bahas Kontrol Hukum atas Kekuasaan Fiskal

      September 19, 2026

      The Dragon XXIV FERADI WPI: Eko Ponco, Ketangguhan dan Totalitas Membela Klien

      September 19, 2026

      Sukindar, S.H. Dorong Mediasi dan Restorative Justice dalam Perkara Benang Raja Salatiga

      September 18, 2026

      Rotasi Pejabat Kemenkeu, Antara Diskresi dan Sistem Merit

      September 18, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » Niat Baik Belum Tentu Jalan Tuhan
    Lifestyle

    Niat Baik Belum Tentu Jalan Tuhan

    Priska AristantoBy Priska AristantoSeptember 21, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    Global-Nusantara.id – Surabaya, 21 September 2026 – Sebuah pesan sederhana yang muncul dalam iklan di sebuah pusat perbelanjaan menjadi bahan perenungan bagi Eko Wahyu Pramono, S.Tr.P., S.Ak., praktisi pajak dan hukum. Saat tengah menghabiskan waktu di mal, perhatiannya tertuju pada sebuah tayangan yang memuat pertanyaan mengenai hubungan antara keinginan manusia, niat baik, dan rencana Tuhan.

    Dalam tayangan tersebut muncul kalimat:

    “Are you following God’s plan? Or seeking for spiritual reasons to endorse what you are doing?”

    Kalimat itu secara bebas dapat dimaknai, “Apakah kita benar-benar mengikuti rencana Tuhan, atau justru sedang mencari alasan spiritual untuk membenarkan apa yang ingin kita lakukan?”

    Tak hanya itu, dalam tayangan yang sama juga terpampang pesan:

    “Not all good intentions are proof that something is from God.”

    Pesan tersebut mengandung makna bahwa tidak semua niat baik dengan sendirinya menjadi bukti bahwa suatu keputusan atau tindakan merupakan bagian dari kehendak Tuhan.

    Bagi Eko Wahyu Pramono, kemunculan pesan tersebut terasa menarik karena ditemuinya bukan dalam forum keagamaan atau ruang khusus untuk melakukan refleksi. Kalimat itu justru muncul melalui sebuah iklan di tengah keramaian mal.

    Sebagai praktisi pajak dan hukum, Eko menilai pesan tersebut juga relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang harus mengambil keputusan yang tidak selalu sederhana.

    Menurut perenungannya, manusia kerap merasa bahwa sesuatu yang dilakukan dengan niat baik otomatis merupakan pilihan yang benar. Padahal, niat baik tetap perlu diuji melalui kejujuran terhadap diri sendiri, pertimbangan yang matang, serta kesiapan menerima kemungkinan bahwa jalan yang benar tidak selalu sama dengan jalan yang paling diinginkan.

    Antara Mencari Kehendak Tuhan dan Membenarkan Keinginan

    Pesan tersebut kemudian membawa Eko pada satu pertanyaan yang lebih dalam: apakah seseorang benar-benar sedang mencari kehendak Tuhan, atau sebenarnya sudah memiliki keinginan sendiri lalu mencari alasan spiritual agar keputusan tersebut terasa benar.

    Menurut Eko, dua hal itu terlihat mirip, tetapi memiliki perbedaan yang mendasar.

    Mencari kehendak Tuhan berarti membuka diri terhadap kemungkinan bahwa jawaban yang didapat bisa berbeda dari keinginan pribadi. Sementara mencari pembenaran berarti keputusan sebenarnya sudah ditentukan sejak awal, kemudian berbagai alasan hanya digunakan untuk menguatkannya.

    “Kadang kita merasa niat kita sudah baik, lalu menganggap jalan yang kita pilih pasti benar. Padahal yang perlu direnungkan bukan hanya niatnya, tetapi juga apakah kita benar-benar siap menerima jika arah Tuhan ternyata berbeda dengan keinginan kita,” menjadi inti perenungan Eko atas pesan tersebut.

    Niat Baik Tidak Selalu Menjawab Segalanya

    Bagi Eko, kalimat “Not all good intentions are proof that something is from God” juga menjadi pengingat agar seseorang tidak menjadikan niat baik sebagai satu-satunya ukuran dalam mengambil keputusan.

    Dalam dunia kerja, kehidupan pribadi, maupun aktivitas profesional, seseorang bisa memiliki tujuan yang tampak positif. Namun tetap ada kebutuhan untuk menilai proses, cara, dampak, dan alasan di balik keputusan tersebut.

    Dalam konteks hukum dan pajak yang menjadi bidang profesinya, Eko juga melihat bahwa suatu tujuan yang dianggap baik tetap harus dijalankan melalui proses yang benar, bertanggung jawab, dan sesuai aturan.

    Hal yang sama, menurut perenungannya, dapat diterapkan dalam kehidupan spiritual. Niat baik adalah sesuatu yang penting, tetapi seseorang tetap perlu memiliki kerendahan hati untuk mengevaluasi diri.

    Perenungan Bisa Datang dari Tempat Tak Terduga

    Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sebuah refleksi hidup tidak selalu datang melalui buku, ceramah, atau percakapan serius.

    Di tengah hiruk-pikuk mal, aktivitas berbelanja, hiburan, serta lalu-lalang pengunjung, sebuah iklan justru mampu menghadirkan pertanyaan mendalam tentang arah kehidupan.

    Bagi Eko Wahyu Pramono, S.Tr.P., S.Ak., pesan itu menjadi pengingat bahwa terkadang manusia lebih mudah meminta Tuhan mendukung rencana yang telah dibuat daripada sungguh-sungguh bertanya apakah rencana tersebut memang sejalan dengan apa yang diyakininya sebagai kehendak Tuhan.

    Pada akhirnya, perenungan tersebut bermuara pada satu pertanyaan:

    “Jika ternyata rencana Tuhan berbeda dari apa yang kita inginkan, apakah kita tetap bersedia menerima dan menjalaninya?”

    Bagi Eko, pertanyaan sederhana itu layak direnungkan siapa pun, terutama ketika sedang berada dalam proses mengambil keputusan penting dalam kehidupan.

     

    eko wahyu pramono Rencana Tuhan Renungan Spiritual
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Lifestyle

    Niat Baik Belum Tentu Jalan Tuhan

    By Priska AristantoSeptember 21, 2026

    Global-Nusantara.id – Surabaya, 21 September 2026 – Sebuah pesan sederhana yang muncul dalam iklan di…

    Kuasa Hukum Keluarga Mamat Godril Minta Fakta Penusukan Diuji Utuh di Persidangan

    September 20, 2026

    Buku Kedua Yulianto dan Eko Bahas Kontrol Hukum atas Kekuasaan Fiskal

    September 19, 2026

    The Dragon XXIV FERADI WPI: Eko Ponco, Ketangguhan dan Totalitas Membela Klien

    September 19, 2026
    Our Picks

    Niat Baik Belum Tentu Jalan Tuhan

    September 21, 2026

    Kuasa Hukum Keluarga Mamat Godril Minta Fakta Penusukan Diuji Utuh di Persidangan

    September 20, 2026

    Buku Kedua Yulianto dan Eko Bahas Kontrol Hukum atas Kekuasaan Fiskal

    September 19, 2026

    The Dragon XXIV FERADI WPI: Eko Ponco, Ketangguhan dan Totalitas Membela Klien

    September 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.