Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TNI Jaga Rumah Jampidsus, Publik Pertanyakan Dasar Ancaman dan Transparansi Negara

    July 10, 2026

    Global-Nusantara.id Sampaikan Doa Terbaik untuk Eko Wahyu Pramono di Hari Ulang Tahun

    July 9, 2026

    PMK 44 Tahun 2026 Picu Diskusi Kewenangan Kuasa Hukum di Pengadilan Pajak, Independensi Peradilan

    July 8, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      TNI Jaga Rumah Jampidsus, Publik Pertanyakan Dasar Ancaman dan Transparansi Negara

      July 10, 2026

      PMK 44 Tahun 2026 Picu Diskusi Kewenangan Kuasa Hukum di Pengadilan Pajak, Independensi Peradilan

      July 8, 2026

      Pajak JHT Dikaji Ulang, DPR, Federasi Serikat Buruh, dan Pakar Pajak Soroti Keadilan Pekerja

      July 7, 2026

      Putusan Final PFII, Ancaman atau Terobosan Sistem Peradilan?

      July 6, 2026

      Perluasan Basis Ekonomi Jadi Kunci Lepas dari Fiscal Trap

      July 5, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » IHSG Melemah, Rupiah Ikut Tertekan
    Ekonomi

    IHSG Melemah, Rupiah Ikut Tertekan

    Priska AristantoBy Priska AristantoJune 5, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    GlobalNusantara.id – Jakarta, 5 Juni 2026 – Pemerintah melalui Istana menanggapi tekanan yang kembali terjadi pada nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tetap memantau perkembangan pasar keuangan dan menilai fundamental ekonomi nasional masih relatif kuat.

    Prasetyo menyampaikan bahwa tekanan pada rupiah dan pasar saham tidak membuat pemerintah tinggal diam. Menurutnya, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta otoritas terkait terus melakukan koordinasi untuk memonitor kondisi pasar dan menyiapkan langkah yang diperlukan.

    “Sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Kamis malam.

    Rupiah Masih Dalam Tekanan

    Tekanan terhadap rupiah kembali menjadi perhatian setelah mata uang Garuda bergerak di sekitar level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data Kurs Transaksi Bank Indonesia yang diperbarui pada 5 Juni 2026, kurs jual dolar AS tercatat Rp18.129,19 dan kurs beli Rp17.948,81.

    Kondisi tersebut menunjukkan tekanan pasar valuta asing masih cukup kuat. Pelemahan rupiah umumnya berdampak pada meningkatnya biaya impor, tekanan terhadap harga barang tertentu, serta meningkatnya kewaspadaan pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik.

    IHSG Ikut Tertekan

    Tidak hanya rupiah, pasar saham juga mengalami tekanan. IHSG pada perdagangan Rabu tercatat melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07. Sementara itu, indeks LQ45 turun 30,28 poin atau 4,89 persen ke level 588,99.

    Tekanan pada pasar saham mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap kondisi ekonomi dan sentimen pasar. Dalam situasi seperti ini, kepastian arah kebijakan pemerintah, stabilitas fiskal, serta respons otoritas moneter menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor.

    Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya juga menyampaikan keyakinan bahwa IHSG masih berpeluang kembali menguat karena ditopang fondasi ekonomi nasional. Ia menilai tekanan pasar saat ini lebih banyak dipengaruhi kekhawatiran jangka pendek.

    Purbaya menyebut sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kondisi yang relatif baik, termasuk inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen secara tahunan, yang masih berada dalam rentang target Bank Indonesia. Kementerian Keuangan juga mencatat penerimaan pajak mencapai Rp646,3 triliun per 30 April 2026, tumbuh 16,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pasar Menunggu Langkah Konkret

    Meski pemerintah menegaskan fundamental ekonomi masih kuat, pasar tetap menunggu langkah konkret untuk meredam gejolak rupiah dan pasar saham. Koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan dinilai penting agar tekanan tidak berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas.

    Stabilitas rupiah dan IHSG tidak hanya penting bagi investor, tetapi juga bagi dunia usaha dan masyarakat. Pelemahan rupiah dapat berpengaruh terhadap harga bahan baku impor, biaya produksi, serta tekanan inflasi. Sementara pelemahan IHSG dapat memengaruhi sentimen investasi dan kepercayaan terhadap pasar modal nasional.

    Dengan kondisi pasar yang masih bergerak dinamis, komunikasi kebijakan yang jelas dan respons cepat dari otoritas menjadi kunci untuk menjaga ekspektasi pelaku pasar.

     

    dolar IHSG rupiah
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Hukum

    TNI Jaga Rumah Jampidsus, Publik Pertanyakan Dasar Ancaman dan Transparansi Negara

    By Priska AristantoJuly 10, 2026

    Global-Nusantara.id – Jakarta, 10 Juli 2026 — Keputusan penempatan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk…

    Global-Nusantara.id Sampaikan Doa Terbaik untuk Eko Wahyu Pramono di Hari Ulang Tahun

    July 9, 2026

    PMK 44 Tahun 2026 Picu Diskusi Kewenangan Kuasa Hukum di Pengadilan Pajak, Independensi Peradilan

    July 8, 2026

    Pajak JHT Dikaji Ulang, DPR, Federasi Serikat Buruh, dan Pakar Pajak Soroti Keadilan Pekerja

    July 7, 2026
    Our Picks

    TNI Jaga Rumah Jampidsus, Publik Pertanyakan Dasar Ancaman dan Transparansi Negara

    July 10, 2026

    Global-Nusantara.id Sampaikan Doa Terbaik untuk Eko Wahyu Pramono di Hari Ulang Tahun

    July 9, 2026

    PMK 44 Tahun 2026 Picu Diskusi Kewenangan Kuasa Hukum di Pengadilan Pajak, Independensi Peradilan

    July 8, 2026

    Pajak JHT Dikaji Ulang, DPR, Federasi Serikat Buruh, dan Pakar Pajak Soroti Keadilan Pekerja

    July 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.