Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    11 Bulan Menunggu, Istri M. Umar Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Oknum Jaksa

    July 25, 2026

    PMK 44/2026 Digugat? IWPI Persiapkan Uji Materi Aturan Kuasa Wajib Pajak

    July 24, 2026

    Lokasari, Panggung yang Pernah Menghidupkan Seni Jakarta Awal Abad ke-20

    July 24, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      11 Bulan Menunggu, Istri M. Umar Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Oknum Jaksa

      July 25, 2026

      PMK 44/2026 Digugat? IWPI Persiapkan Uji Materi Aturan Kuasa Wajib Pajak

      July 24, 2026

      FERADI WPI Gandeng STIH Litigasi Siapkan Generasi Advokat Profesional dan Beretika

      July 24, 2026

      Eksepsi Dikabulkan, Kasus Dokter Tifa Terkait Ijazah Jokowi Berakhir

      July 23, 2026

      Ketum FERADI WPI Donny Andretti Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Program Beasiswa Pendidikan

      July 22, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi Pasar
    Hukum

    Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi Pasar

    Priska AristantoBy Priska AristantoJune 5, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    GlobalNusantara.id – Jakarta, 5 Juni 2026 — Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan setelah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Bank Indonesia (BI) memastikan akan meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

    Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 13.00 WIB, rupiah berada di level Rp18.041 per dolar AS. Posisi tersebut melemah Rp74,5 atau sekitar 0,41 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

    Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi faktor eksternal. Salah satu pemicu utamanya adalah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menahan prospek perdamaian dan membuat harga minyak dunia tetap tinggi.

    Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko inflasi global serta mendorong arus keluar modal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

    “Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran Utang Luar Negeri atau ULN,” kata Destry dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

    BI Pastikan Hadir di Pasar

    Destry menegaskan BI akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan secara baik. Langkah tersebut dilakukan agar stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga sesuai dengan fundamental ekonomi nasional.

    “Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya,” ujar Destry.

    BI juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang bersifat pro-market. Strategi ini ditujukan agar instrumen keuangan domestik tetap menarik bagi investor dan mampu menjaga aliran modal masuk.

    Sebagai bagian dari kebijakan stabilisasi, BI melakukan intervensi secara berkesinambungan melalui transaksi Non-Deliverable Forward atau NDF di pasar offshore, transaksi spot, serta Domestic Non-Deliverable Forward atau DNDF di pasar domestik. Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara atau SBN di pasar sekunder.

    Bank sentral turut memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan korporasi maupun pelaku pasar untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

    Dorong Transaksi Mata Uang Lokal

    Di tengah tekanan terhadap rupiah, BI juga mendorong perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi melalui skema Local Currency Transaction atau LCT. Kebijakan ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan menekan risiko volatilitas nilai tukar.

    Saat ini, kerja sama LCT telah dijalankan Indonesia dengan sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

    Destry menyebut penggunaan skema LCT terus meningkat. Nilai transaksi melalui mekanisme tersebut pada April 2026 mencapai sekitar US$22,7 miliar, mendekati total transaksi sepanjang 2025 yang tercatat sekitar US$25,7 miliar.

    Meski rupiah melemah, BI menilai pergerakan mata uang domestik masih sejalan dengan tren pelemahan sejumlah mata uang regional. Secara year-to-date atau sejak awal tahun berjalan, rupiah tercatat melemah sekitar 7,44 persen.

    Sementara itu, ketahanan eksternal Indonesia dinilai tetap terjaga. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar US$146,2 miliar. Level tersebut dinilai masih memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

     

    bank indonesia dolar rupiah
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Ekonomi

    11 Bulan Menunggu, Istri M. Umar Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Oknum Jaksa

    By Priska AristantoJuly 25, 2026

    Global-Nusantara.id – Lampung, 25 Juli 2026 – Siti Khotijah, istri M. Umar bin Abu Tholib,…

    PMK 44/2026 Digugat? IWPI Persiapkan Uji Materi Aturan Kuasa Wajib Pajak

    July 24, 2026

    Lokasari, Panggung yang Pernah Menghidupkan Seni Jakarta Awal Abad ke-20

    July 24, 2026

    FERADI WPI Gandeng STIH Litigasi Siapkan Generasi Advokat Profesional dan Beretika

    July 24, 2026
    Our Picks

    11 Bulan Menunggu, Istri M. Umar Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Oknum Jaksa

    July 25, 2026

    PMK 44/2026 Digugat? IWPI Persiapkan Uji Materi Aturan Kuasa Wajib Pajak

    July 24, 2026

    Lokasari, Panggung yang Pernah Menghidupkan Seni Jakarta Awal Abad ke-20

    July 24, 2026

    FERADI WPI Gandeng STIH Litigasi Siapkan Generasi Advokat Profesional dan Beretika

    July 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.