Global-Nusantara.id – Boyolali, 24 Agustus 2026 – Basriyanto, yang akrab disapa Riyan, dikenal sebagai sosok tegas dan pemberani dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua Umum Organisasi Advokat Forum Era Adil–Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI).
Pria kelahiran 1982 tersebut memiliki komitmen kuat terhadap tanggung jawab organisasi. Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi, Basriyanto dinilai tidak ragu menyampaikan pendapat dan menentukan sikap ketika menemukan persoalan yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip keadilan dan kebenaran.
Ketegasan menjadi salah satu karakter yang melekat dalam dirinya. Namun, sikap tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, serta penghormatan terhadap aturan dan mekanisme organisasi.
Jabatan sebagai Amanah dan Tanggung Jawab
Bagi Basriyanto, keterlibatan dalam organisasi advokat bukan sekadar menempati jabatan atau memperoleh kedudukan. Setiap posisi membawa tanggung jawab moral yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berpandangan bahwa kepercayaan yang diberikan organisasi harus dijaga melalui kerja nyata, konsistensi, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Seorang pemimpin organisasi juga dituntut mampu memberikan contoh melalui sikap dan tindakannya.
Prinsip tersebut menjadi landasan Basriyanto dalam menjalankan tugasnya. Ia berupaya tetap profesional, terbuka terhadap masukan, dan tidak mengabaikan nilai-nilai yang telah menjadi dasar perjuangan organisasi.
Sebagai Wakil Ketua Umum, Basriyanto memiliki tanggung jawab untuk membantu memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan, dan mendukung pelaksanaan berbagai agenda FERADI WPI. Tugas itu membutuhkan ketegasan sekaligus kemampuan membangun komunikasi dengan para pengurus dan anggota.
Berani Menyampaikan Sikap
Di tengah dinamika organisasi, perbedaan pandangan merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Setiap persoalan membutuhkan penyelesaian melalui komunikasi, musyawarah, serta keputusan yang berpihak pada kepentingan organisasi.
Dalam situasi tersebut, Basriyanto dikenal berani menyampaikan pandangan secara terbuka. Ia tidak memilih diam ketika melihat persoalan yang menurut penilaiannya perlu dikritisi atau diluruskan.
Keberanian menyampaikan sikap bukan dimaksudkan untuk memperbesar perbedaan. Sikap tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab untuk menjaga organisasi agar tetap berjalan sesuai tujuan, prinsip, dan aturan yang telah disepakati.
Basriyanto meyakini bahwa keberanian harus disertai pertimbangan yang matang. Ketegasan tanpa dasar yang jelas dapat menimbulkan persoalan baru, sedangkan keberanian yang dilandasi tanggung jawab dapat menjadi kekuatan untuk mendorong perbaikan.
Menjunjung Integritas dan Profesionalisme
Dalam menjalankan amanah, integritas menjadi nilai yang tidak dapat dipisahkan dari kepemimpinan. Bagi Basriyanto, integritas tercermin melalui kesesuaian antara perkataan, sikap, dan tindakan.
Ia berupaya menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan tetap memegang prinsip yang diyakini. Kepercayaan tersebut tidak hanya berasal dari jajaran pengurus, tetapi juga dari anggota organisasi dan masyarakat yang membutuhkan kehadiran serta peran organisasi advokat.
Profesionalisme juga menjadi bagian penting dalam menjalankan tanggung jawab. Setiap persoalan perlu ditempatkan secara proporsional, diselesaikan melalui mekanisme yang tepat, dan tidak dicampurkan dengan kepentingan pribadi.
Dengan pendekatan tersebut, Basriyanto diharapkan dapat terus berkontribusi dalam membangun tata kelola organisasi yang solid, transparan, dan berorientasi pada pelayanan hukum kepada masyarakat.
Loyalitas dan Persahabatan sebagai Kekuatan
Selain dikenal tegas dan pemberani, Basriyanto menempatkan loyalitas serta persahabatan sebagai nilai penting dalam kehidupan. Menurutnya, hubungan yang dibangun dengan kejujuran, kepercayaan, dan sikap saling menghargai akan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Bagi Basriyanto, persahabatan tidak hanya hadir ketika keadaan berjalan baik. Nilai sebuah persahabatan justru terlihat ketika seseorang tetap memberikan dukungan, menjaga kepercayaan, dan bersedia menghadapi kesulitan bersama.
Namun, loyalitas bukan berarti membenarkan setiap tindakan tanpa pertimbangan. Kesetiaan yang sehat tetap harus dibangun di atas kejujuran dan keberanian untuk saling mengingatkan apabila terdapat kekeliruan.
Prinsip tersebut sejalan dengan kebutuhan sebuah organisasi yang membutuhkan kekompakan, keterbukaan, dan rasa saling percaya. Organisasi yang kuat tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada kualitas hubungan antaranggotanya.
Semakin Matang dalam Memegang Prinsip
Memasuki usia 44 tahun pada 2026, perjalanan Basriyanto menunjukkan kematangan dalam pengalaman serta konsistensi dalam memegang prinsip. Berbagai dinamika yang dihadapinya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Usia dan pengalaman membuatnya semakin memahami bahwa setiap amanah membutuhkan kesabaran, keteguhan, dan kemampuan mengendalikan diri. Keputusan yang diambil tidak cukup hanya berdasarkan keberanian, tetapi juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap organisasi dan masyarakat.
Ketegasan, keberanian, integritas, dan kesetiaan menjadi karakter yang terus dibawanya dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat perannya dalam mendukung perjalanan FERADI WPI.
Diharapkan Terus Memberikan Kontribusi
Dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki, Basriyanto diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi FERADI WPI. Ia juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal, mendorong profesionalisme anggota, dan mendukung berbagai program pelayanan serta pendampingan hukum bagi masyarakat.
Kehadiran tokoh organisasi yang berani, tegas, dan berintegritas diperlukan untuk menjaga arah perjuangan agar tetap berjalan sesuai tujuan. Pada saat yang sama, kemampuan merawat persahabatan dan membangun komunikasi menjadi modal penting dalam menjaga persatuan organisasi.
Perjalanan Basriyanto bersama FERADI WPI masih terus berlanjut. Amanah yang diembannya menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa jabatan harus dijalankan melalui kerja nyata, keberanian memperjuangkan kebenaran, serta kesetiaan dalam menjaga kepercayaan.
Melalui konsistensi tersebut, Basriyanto diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan FERADI WPI sebagai organisasi advokat yang semakin solid, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral dan berimbang, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

