Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuasa Hukum Dokter Tifa Tantang Uji Keterangan di Pengadilan, Harap Jokowi Hadir

    July 29, 2026

    Penerimaan Pajak Dikejar, Yulianto Kiswocahyono Ingatkan Keseimbangan Hak WP dan Fiskus

    July 29, 2026

    Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau Ketat

    July 29, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      Kuasa Hukum Dokter Tifa Tantang Uji Keterangan di Pengadilan, Harap Jokowi Hadir

      July 29, 2026

      Penerimaan Pajak Dikejar, Yulianto Kiswocahyono Ingatkan Keseimbangan Hak WP dan Fiskus

      July 29, 2026

      PMK 111/2025 Atur Kunjungan Fiskus, Batas Antara Pengawasan dan Pemeriksaan Dipertanyakan

      July 28, 2026

      Siti Khotijah Soroti Lambannya Penanganan Pengaduan di Kejati Lampung

      July 26, 2026

      11 Bulan Menunggu, Istri M. Umar Soroti Lambannya Penanganan Laporan Dugaan Oknum Jaksa

      July 25, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau Ketat
    Budaya

    Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau Ketat

    Priska AristantoBy Priska AristantoJuly 29, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    Global-Nusantara.id – Yogyakarta, 29 Juli 2026 – Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan. Gunung api yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut tercatat meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer pada Selasa malam (28/7/2026).

    Berdasarkan laporan pemantauan aktivitas Gunung Merapi, kejadian awan panas guguran berlangsung pada pukul 21.26 WIB. Luncuran material vulkanik tersebut bergerak menuju sektor selatan, tepatnya mengarah ke kawasan hulu Kali Boyong.

    Dalam catatan pengamatan, awan panas guguran tersebut memiliki amplitudo maksimum 53,42 milimeter dengan durasi selama kurang lebih 123 detik. Fenomena ini menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas vulkanik Merapi masih mengalami dinamika dan perlu terus dipantau oleh pihak berwenang.

    Status Gunung Merapi Masih Level III Siaga

    Meski terjadi luncuran awan panas guguran, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana.

    Potensi bahaya utama yang masih mengancam meliputi awan panas guguran, guguran lava, serta lontaran material vulkanik. Bahaya tersebut terutama berpotensi terjadi di jalur sungai yang berhulu dari puncak Merapi karena menjadi jalur alami pergerakan material vulkanik.

    Masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan diminta untuk selalu memperhatikan informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gunung api dan tidak melakukan aktivitas yang mendekati zona bahaya.

    Potensi Awan Panas dan Guguran Lava Masih Mengancam

    Gunung Merapi memiliki karakteristik berupa pertumbuhan kubah lava yang dapat mengalami ketidakstabilan. Ketika bagian kubah lava mengalami longsoran, material panas dapat bergerak turun dalam bentuk awan panas guguran.

    Awan panas guguran memiliki tingkat bahaya tinggi karena bergerak cepat membawa campuran material vulkanik bersuhu tinggi. Wilayah yang berada di sepanjang alur sungai yang berhulu di Merapi menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

    Selain itu, material vulkanik hasil aktivitas Merapi juga berpotensi terbawa oleh aliran sungai ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko banjir lahar di wilayah sekitar lereng gunung.

    Warga Diminta Tidak Mendekati Kawasan Rawan

    Pemerintah dan petugas pemantauan Gunung Merapi mengimbau masyarakat, wisatawan, serta pendaki untuk mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan.

    Aktivitas di sekitar puncak maupun wilayah yang masuk dalam radius bahaya harus dihindari demi mencegah risiko korban. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengacu pada informasi resmi dari lembaga terkait.

    Kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi aktivitas Gunung Merapi yang secara historis termasuk salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.

    Pemantauan Aktivitas Terus Dilakukan

    Hingga saat ini, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Merapi masih terus dilakukan oleh instansi terkait. Parameter kegempaan, deformasi, serta aktivitas visual gunung api menjadi indikator utama dalam menentukan perkembangan kondisi Merapi.

    Pemerintah daerah bersama lembaga kebencanaan juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi terbaru apabila terjadi perubahan status maupun peningkatan potensi bahaya.

    Masyarakat di sekitar Gunung Merapi diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras di wilayah lereng gunung yang dapat memicu pergerakan material vulkanik.

    Bencana Alam Erupsi Merapi Gunung Merapi
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Ekonomi

    Kuasa Hukum Dokter Tifa Tantang Uji Keterangan di Pengadilan, Harap Jokowi Hadir

    By Priska AristantoJuly 29, 2026

    Global-Nusantara.id – Jakarta, 29 Juli 2026 – Kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter…

    Penerimaan Pajak Dikejar, Yulianto Kiswocahyono Ingatkan Keseimbangan Hak WP dan Fiskus

    July 29, 2026

    Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau Ketat

    July 29, 2026

    PMK 111/2025 Atur Kunjungan Fiskus, Batas Antara Pengawasan dan Pemeriksaan Dipertanyakan

    July 28, 2026
    Our Picks

    Kuasa Hukum Dokter Tifa Tantang Uji Keterangan di Pengadilan, Harap Jokowi Hadir

    July 29, 2026

    Penerimaan Pajak Dikejar, Yulianto Kiswocahyono Ingatkan Keseimbangan Hak WP dan Fiskus

    July 29, 2026

    Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau Ketat

    July 29, 2026

    PMK 111/2025 Atur Kunjungan Fiskus, Batas Antara Pengawasan dan Pemeriksaan Dipertanyakan

    July 28, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.