Global-Nusantara.id – Karawang, 12 September 2026 – Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., dikenal sebagai salah satu figur senior dan strategis dalam Organisasi Advokat Paralegal (OA) FERADI WPI. Selain memimpin struktur organisasi FERADI WPI di Jawa Barat, beliau juga dipercaya sebagai salah satu Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI.
Ketua Umum DPP FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., menyebut H. Adang Bahrowi sebagai salah satu sosok penting yang menjadi pilar penguatan organisasi.
“Beliau merupakan salah satu soko guru hukum dan pilar perjuangan FERADI WPI. Dedikasi, loyalitas, serta keberaniannya dalam menjalankan amanah organisasi menjadi contoh bagi anggota lainnya,” ujar Adv. Donny Andretti.
Di lingkungan FERADI WPI, H. Adang Bahrowi dikenal dengan julukan “The Dragon of FERADI WPI from West Java” atau “Naga FERADI WPI dari Jawa Barat”. Julukan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan menggambarkan karakter seorang praktisi hukum yang memiliki ketegasan, keberanian, serta kemampuan strategi dalam menghadapi berbagai persoalan hukum.
Menangani Perkara Melampaui Batas Wilayah
Meskipun berdomisili di Jawa Barat, kiprah hukum H. Adang Bahrowi tidak terbatas oleh batas geografis. Berbagai perkara dengan tingkat kompleksitas tinggi telah menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya.
Mulai dari pendampingan perkara pidana, kasus narkotika, dugaan kriminalisasi terhadap masyarakat, sengketa bisnis, konflik penguasaan lahan, perkara waris, hingga perselisihan hubungan industrial, menjadi bagian dari pengalaman yang membentuk ketajamannya dalam membaca persoalan hukum.
Kemampuan menganalisis perkara, menyusun strategi hukum, serta keberanian dalam memperjuangkan kepentingan klien menjadikan sosoknya dikenal sebagai figur yang konsisten dalam memperjuangkan nilai keadilan.
“Sikap beliau tegas, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Integritas dan loyalitasnya menjadi teladan bagi anggota FERADI WPI,” ungkap salah satu rekan sejawat.
Dididik Langsung dalam Strategi Organisasi dan Hukum
Dalam perjalanan kariernya, H. Adang Bahrowi mengakui bahwa banyak pengalaman dan strategi hukum yang diperolehnya melalui proses pembinaan langsung dari Ketua Umum DPP FERADI WPI, Adv. Donny Andretti.
“Saya berterima kasih karena mendapatkan banyak pembelajaran dan arahan langsung dari Pak Ketua Umum Adv. Donny Andretti. Keberanian dan strategi dalam menghadapi persoalan hukum tidak terlepas dari proses pembinaan dan kepercayaan yang diberikan organisasi,” ujar H. Adang Bahrowi.
Baginya, seorang praktisi hukum tidak hanya dituntut memahami aturan, tetapi juga harus memiliki keberanian moral untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
Dedikasi untuk Membesarkan FERADI WPI
Selain menjalankan praktik hukum, H. Adang Bahrowi juga aktif melakukan penguatan organisasi dengan mengunjungi berbagai daerah dan membangun solidaritas antaranggota FERADI WPI.
Salah satu prinsip yang selalu ia sampaikan adalah:
“Bukan apa yang bisa organisasi berikan kepada saya, tetapi apa yang bisa saya persembahkan untuk memajukan organisasi yang saya cintai, FERADI WPI.”
Prinsip tersebut menjadi gambaran komitmennya dalam membangun organisasi hukum yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dalam memberikan akses keadilan kepada masyarakat.
Dengan pengalaman, loyalitas, dan dedikasi yang terus dijaga, H. Adang Bahrowi Sudirman menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan FERADI WPI, khususnya dalam memperkuat peran organisasi di Jawa Barat dan tingkat nasional.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang independen dan berimbang, kami membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang berkepentingan atas pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

