Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    September 14, 2026

    Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

    September 14, 2026

    IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Persoalkan Batas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Mengatur Kuasa Pajak

    September 14, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

      September 14, 2026

      Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

      September 14, 2026

      IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Persoalkan Batas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Mengatur Kuasa Pajak

      September 14, 2026

      Kartel atau Regulasi? Mengurai Polemik Penetapan Bunga Pindar

      September 13, 2026

      H. Adang Bahrowi, “Naga Jawa Barat” FERADI WPI yang Konsisten Perjuangkan Keadilan

      September 12, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » IHSG Reli 9 Hari, Yulianto Kiswocahyono: Investor Jangan Hanya Ikut Tren
    Ekonomi

    IHSG Reli 9 Hari, Yulianto Kiswocahyono: Investor Jangan Hanya Ikut Tren

    Priska AristantoBy Priska AristantoJuly 22, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    Global-Nusantara.id – Surabaya, 22 Juli 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan tren positif dengan memperpanjang penguatan selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Di tengah reli pasar saham tersebut, investor asing melakukan aksi selektif dengan memburu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), sementara PT Astra International Tbk (ASII) justru menjadi salah satu saham yang paling banyak dilepas.

    Penguatan IHSG menunjukkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia. Pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat menguat hingga 1,74 persen dan berada di level 6.340,02, sekaligus memperpanjang tren kenaikan yang telah berlangsung selama sembilan hari perdagangan.

    Namun, penguatan indeks tidak serta-merta membuat seluruh saham mengalami kenaikan yang sama. Pergerakan dana asing menunjukkan adanya strategi rotasi investasi, di mana investor global mulai mengalihkan portofolio menuju sektor yang dianggap memiliki prospek pertumbuhan lebih besar.

    Asing Membaca Peluang Sektor Komoditas

    Saham ANTM menjadi salah satu emiten yang mendapatkan perhatian investor asing. Minat terhadap saham sektor pertambangan tersebut tidak terlepas dari prospek komoditas mineral strategis serta potensi pertumbuhan industri berbasis hilirisasi.

    Sementara itu, saham ASII mengalami tekanan akibat aksi jual investor asing. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor global tidak hanya melihat besarnya kapitalisasi pasar, tetapi juga mempertimbangkan prospek pertumbuhan, sentimen industri, serta potensi keuntungan ke depan.

    Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal & Moneter KADIN Jawa Timur sekaligus Ketua FERADI WPI DPC Sidoarjo, Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, menilai fenomena tersebut merupakan dinamika normal dalam pasar modal yang menunjukkan investor sedang melakukan penyesuaian strategi.

    Menurut Yulianto, kenaikan IHSG perlu disikapi secara objektif karena pasar saham tidak hanya bergerak berdasarkan sentimen jangka pendek, tetapi juga dipengaruhi kondisi fundamental ekonomi dan kinerja perusahaan.

    “Penguatan IHSG menjadi sinyal positif bahwa kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia mulai meningkat. Namun, investor tetap harus melihat fundamental perusahaan, bukan hanya mengikuti tren kenaikan harga saham,” ujar Yulianto.

    Kepastian Hukum dan Regulasi Jadi Faktor Kepercayaan Investor

    Yulianto menjelaskan, selain faktor ekonomi, investor juga mempertimbangkan aspek kepastian hukum dan stabilitas kebijakan pemerintah sebelum menanamkan modal.

    Menurutnya, pasar modal memiliki hubungan erat dengan iklim investasi secara keseluruhan. Kebijakan yang konsisten, transparan, dan memberikan kepastian akan meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing.

    “Investor membutuhkan kepastian hukum. Ketika regulasi berjalan konsisten dan memberikan perlindungan terhadap kegiatan usaha, maka tingkat kepercayaan pasar akan semakin kuat. Sebaliknya, ketidakpastian kebijakan dapat meningkatkan persepsi risiko investasi,” jelasnya.

    Ia menambahkan, penguatan saham berbasis komoditas seperti ANTM juga harus menjadi momentum untuk mendorong nilai tambah ekonomi nasional melalui hilirisasi.

    “Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan tersebut tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi mampu menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan memperkuat industri nasional,” katanya.

    Reli Panjang Tetap Perlu Diwaspadai

    Meski tren IHSG saat ini menunjukkan sentimen positif, Yulianto mengingatkan investor agar tetap memperhatikan potensi koreksi pasar.

    Menurutnya, reli panjang sering kali diikuti aksi ambil untung (profit taking) sehingga investor perlu menerapkan strategi yang disiplin.

    “Pasar modal bukan hanya tentang mengejar keuntungan cepat, tetapi bagaimana mengambil keputusan investasi secara rasional. Diversifikasi dan pemahaman terhadap risiko menjadi hal penting bagi investor,” pungkasnya.

    Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar akan terus mencermati sejumlah faktor, mulai dari kebijakan ekonomi pemerintah, arah suku bunga, arus modal asing, hingga kinerja emiten sebagai penentu arah IHSG berikutnya.

     

    IHSG Investasi Indonesia Pasar Modal
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Hukum

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    By Priska AristantoSeptember 14, 2026

    Global-Nusantara.id – Semarang, 14 September 2026 — Puluhan korban Koperasi BMT Dinar Mulia mendatangi Direktorat…

    Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

    September 14, 2026

    IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Persoalkan Batas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Mengatur Kuasa Pajak

    September 14, 2026

    Kartel atau Regulasi? Mengurai Polemik Penetapan Bunga Pindar

    September 13, 2026
    Our Picks

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    September 14, 2026

    Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

    September 14, 2026

    IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Persoalkan Batas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Mengatur Kuasa Pajak

    September 14, 2026

    Kartel atau Regulasi? Mengurai Polemik Penetapan Bunga Pindar

    September 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.