Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengenal Dial-Toning, Pola Hubungan Modern yang Bisa Menguras Emosi

    September 16, 2026

    Advokat FERADI WPI Kawal Perjuangan Korban BMT Dinar Mulia Cari Keadilan

    September 15, 2026

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    September 14, 2026
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    • Hukum

      Advokat FERADI WPI Kawal Perjuangan Korban BMT Dinar Mulia Cari Keadilan

      September 15, 2026

      Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

      September 14, 2026

      Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

      September 14, 2026

      IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Persoalkan Batas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Mengatur Kuasa Pajak

      September 14, 2026

      Kartel atau Regulasi? Mengurai Polemik Penetapan Bunga Pindar

      September 13, 2026
    • Pajak
    • Sosial
    • Hukum
    • Politik
    • Investasi
    • Budaya
    • Teknologi
    Iklan
    Global NusantaraGlobal Nusantara
    Home » Pemerintah Tarik Utang Baru Rp386 Triliun hingga Mei 2026
    Hukum

    Pemerintah Tarik Utang Baru Rp386 Triliun hingga Mei 2026

    Priska AristantoBy Priska AristantoJune 7, 2026
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Facebook Twitter WhatsApp

    Global-Nusantara.id – Jakarta, 7 Juni 2026 — Pemerintah mencatat realisasi penarikan utang baru sebesar Rp386 triliun hingga Mei 2026. Angka tersebut setara dengan 46,4 persen dari target pembiayaan utang dalam APBN 2026. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp351 triliun pada Mei 2025.

    Penarikan utang baru tersebut mayoritas dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara atau SBN. Instrumen ini masih menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pemerintah untuk menutup kebutuhan anggaran negara.

    Pembiayaan APBN Capai Rp379,4 Triliun

    Selain pembiayaan utang, Kementerian Keuangan juga mencatat realisasi pembiayaan nonutang sebesar Rp6,5 triliun hingga akhir Mei 2026. Dengan perkembangan tersebut, total realisasi pembiayaan APBN mencapai Rp379,4 triliun, atau sekitar 55,1 persen dari pagu tahun ini.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa proses pembiayaan anggaran masih berjalan normal meski pasar keuangan global masih menghadapi ketidakpastian. Pemerintah menilai kondisi fiskal masih terjaga, salah satunya karena keseimbangan primer tercatat surplus Rp58,6 triliun.

    Minat Investor terhadap SUN Dinilai Masih Kuat

    Purbaya juga menilai kepercayaan investor terhadap Surat Utang Negara atau SUN masih cukup baik. Hal itu terlihat dari kondisi pasar obligasi domestik yang relatif stabil, termasuk pergerakan imbal hasil SUN tenor 10 tahun yang bergerak dari sekitar 6,67 persen pada Mei menjadi sekitar 6,8 persen pada awal Juni 2026.

    Menurut pemerintah, stabilitas tersebut menunjukkan bahwa pasar obligasi Indonesia masih memiliki daya tarik di tengah dinamika global. Kepercayaan investor juga tercermin dari hasil lelang surat utang pemerintah. Hingga Mei 2026, bid to cover ratio lelang SUN tercatat sekitar 1,8 kali, sedangkan untuk Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN mencapai 2,6 kali.

    Pengelolaan Utang Tetap Perlu Dijaga

    Meski pembiayaan dinilai berjalan normal, realisasi utang baru yang mencapai ratusan triliun rupiah tetap perlu dikelola secara hati-hati. Pemerintah perlu memastikan penarikan utang diarahkan untuk mendukung belanja produktif, menjaga keberlanjutan fiskal, serta mempertahankan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

    Dengan kondisi pasar yang masih dipengaruhi volatilitas global, pengelolaan pembiayaan APBN menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia sepanjang 2026

     

    hutang Pajak
    Priska Aristanto

    Don't Miss
    Budaya

    Mengenal Dial-Toning, Pola Hubungan Modern yang Bisa Menguras Emosi

    By Priska AristantoSeptember 16, 2026

    Global-Nusantara.id – Jakarta, 16 September 2026 – Perkembangan teknologi komunikasi telah membawa perubahan besar dalam…

    Advokat FERADI WPI Kawal Perjuangan Korban BMT Dinar Mulia Cari Keadilan

    September 15, 2026

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    September 14, 2026

    Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

    September 14, 2026
    Our Picks

    Mengenal Dial-Toning, Pola Hubungan Modern yang Bisa Menguras Emosi

    September 16, 2026

    Advokat FERADI WPI Kawal Perjuangan Korban BMT Dinar Mulia Cari Keadilan

    September 15, 2026

    Dugaan Tipu Gelap BMT Dinar Mulia, Puluhan Korban Minta Kepastian Hukum

    September 14, 2026

    Sosok Donny Andretti dan Jejak Kepercayaan dalam Perjalanan Hukum Eko Wahyu Pramono

    September 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami

    PT MEDIA PRESENT NEWS
    NIB: 1302260029338
    AHU-007682.AH.01.30.Tahun 2026

    Our Picks
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    • Tentang kami
    © 2026 Global Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.