Global-Nusantara.id – Semarang, 15 Agustus 2026 – Suasana penuh keakraban mewarnai reuni alumni SMU Krista Mitra (Krismit) angkatan masuk 1997 dan lulus tahun 2000 yang digelar di Restaurant S², Jalan Sisingamangaraja Nomor 19C, Kota Semarang, Sabtu (15/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali berkumpul setelah menjalani berbagai perjalanan kehidupan selama lebih dari dua dekade sejak meninggalkan bangku sekolah.
Kehangatan terasa sejak para alumni bertemu dan saling menyapa. Percakapan ringan, cerita masa sekolah, hingga canda yang mengingatkan pada kebersamaan semasa remaja membuat suasana reuni berlangsung cair dan penuh kekeluargaan.
Acara yang berlangsung sambil menikmati santap malam bersama itu tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah.
Sejumlah alumni yang hadir antara lain Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., Sita Laksmi, S.E., Titok, Robby H., Teresia Anik, S.E., M.M., M.A., Rudi S., Alit Putri, Sigit Perwiranto, S.T., dan Chandra, S.Kom.
Kenang Masa Sekolah hingga Berbagi Perjalanan Hidup
Lebih dari dua dekade tentu membawa banyak perubahan dalam kehidupan masing-masing alumni. Sebagian telah meniti karier di berbagai bidang, membangun keluarga, maupun menjalani aktivitas profesional dan sosial yang berbeda-beda.
Dalam reuni tersebut, para alumni saling berbagi cerita mengenai perjalanan hidup setelah lulus dari SMU Krista Mitra. Obrolan berkembang dari kenangan sederhana ketika masih berada di ruang kelas, kegiatan sekolah, persahabatan, hingga pengalaman kehidupan setelah memasuki dunia kerja dan keluarga.
Kenangan masa sekolah pun menjadi salah satu bagian yang membuat suasana reuni semakin hidup. Cerita-cerita lama yang mungkin telah lama tidak dibicarakan kembali muncul dan menjadi bahan percakapan hangat di antara para peserta.
Meski waktu telah berlalu cukup panjang, pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan persahabatan yang terbentuk sejak masa sekolah masih memiliki tempat tersendiri bagi para alumni.
Reuni juga menjadi kesempatan untuk mengetahui perkembangan kehidupan sahabat lama yang selama ini mungkin hanya berkomunikasi melalui pesan singkat maupun media sosial.
Bukan Sekadar Reuni, Alumni Rencanakan Kegiatan Sosial
Pertemuan tersebut tidak hanya diisi dengan nostalgia. Dalam suasana santai, para alumni juga membicarakan kemungkinan melakukan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah rencana penyelenggaraan kegiatan sosial bersama sebagai bentuk kepedulian alumni SMU Krista Mitra angkatan 1997–2000 terhadap lingkungan dan masyarakat.
Program sosial tersebut direncanakan akan dikoordinasikan oleh Teresia Anik. Bentuk maupun teknis kegiatan selanjutnya akan dibicarakan lebih lanjut bersama para alumni.
Gagasan tersebut mendapat perhatian dalam pertemuan karena dinilai dapat menjadi cara untuk mengembangkan kebersamaan alumni, tidak hanya melalui reuni, tetapi juga melalui aktivitas yang mempunyai nilai sosial.
Dengan demikian, hubungan yang kembali terjalin melalui reuni diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi positif di antara para alumni.
Jaga Silaturahmi dan Kebersamaan
Bagi para alumni, reuni menjadi pengingat bahwa hubungan yang dibangun sejak masa sekolah tetap dapat dipertahankan meskipun masing-masing telah memiliki kesibukan dan tanggung jawab yang berbeda.
Pertemuan secara langsung juga dinilai memiliki suasana tersendiri dibandingkan komunikasi melalui grup percakapan maupun media sosial. Kesempatan duduk bersama, berbincang, dan mengenang berbagai pengalaman lama menjadi bagian penting dalam menjaga kedekatan antaralumni.
Para peserta berharap reuni SMU Krista Mitra angkatan 1997–2000 dapat dilaksanakan secara rutin di masa mendatang.
Selain menjaga tali silaturahmi, pertemuan berkala diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, bertukar informasi, memberikan dukungan antarsahabat, serta membangun berbagai kegiatan bersama yang bermanfaat.
Reuni di Semarang tersebut akhirnya bukan sekadar pertemuan untuk mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi titik untuk menjaga hubungan persahabatan tetap hidup di tengah perjalanan dan kesibukan masing-masing.
Catatan Redaksi: Global-Nusantara.id membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang berkepentingan terhadap pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

